Menurut kantor berita The Asian News International (ANI), mogok kerja ini merupakan yang pertama terjadi pada British Airways dalam 13 tahun terakhir.
Aksi ini terjadi setelah gagalnya perundingan antara pihak manajemen dengan serikat pekerja sehari sebelumnya menyangkut gaji dan pemangkasan biaya. Pihak serikat lantas menyatakan mogok kerja selama tiga hari yang dimulai akhir pekan ini.
Mogok kerja itu meresahkan hampir 50.000 calon penumpang di Inggris. Bandara Heathrow di London merupakan yang terkena dampak paling buruk dari aksi mogok ini.
Manajemen bahkan harus mendirikan layar besar untuk melindungi identitas staf British Airways (BA) yang masih bekerja. Pihak bandara Heathrow berharap, 60 persen penerbangan jarak jauh dan 30 persen jarak pendek masih bisa dilakukan sedangkan untuk penerbangan dari Gatwick bisa dikurangi setengahnya. Ini dilakukan agar pelayanan dapat berjalan normal,ujar CEO British Airways, Willie Walsh.
Dia menjelaskan, guna merealisasikan itu pihaknya menyewa pesawat carter dengan awak nya terdiri dari tenaga kerja yang tidak mealukan mogok serta relawan meskipun demikian kondisinya beberapa penumpang sudah memesan tiket untuk penerbangan ini.
"Saya sangat menyesal, ini adalah hari yang mengerikan bagi BA, ribuan staf kami akan disediakan pada akhir pekan dan kami masih optimis dapat memberikan pelayanan yang baik," tuturnya. Walsh juga menyampaikan permohonan maaf nya kepada seluruh calon penumpang atas insiden ini.
Kalangan pengamat memperkirakan mogok kerja membuat BA mengalami kerugian lebih dari 25 juta pound sterling akibat jumlah tiket yang dibatalkan serta biaya-biaya tak terduga lain karena aksi mogok tersebut.
APA
PENYEBABNYA?
Aksi pemogokan kerja yang dilakukan oleh kru British
ini dipicu karena gagalnya perundingan antara pihak manajemen dengan serikat
pekerja sehari sebelumnya menyangkut gaji dan pemangkasan biaya.
SIAPA
PIHAK YANG BERTANGGUNG JAWAB?
CEO British Airways, Willie Walsh bertanggung jawab
penuh atas hal ini.
BAGAIMANA
DENGAN KONDISI SAAT INI?
Jadwal penerbangan bandara Heathrow dan bandara lainya
sudah kembali normal
SOLUSI
Kru: British Airways membatalkan pemangkasan biaya dan
gaji pekerja
Calon Penumpang: British Airways me-refund biaya tiket
pesawat yang dibatalkan.
referensi : http://dunia.news.viva.co.id/news/read/137857-kru_maskapai_british_airways_mogok_kerja